Agun Gunandjar Sudarsa

Untuk DPR Bersih dan Indonesia Lebih Baik
Total votes: 303
Monday, January 20, 2014

Pileg dan Pilpres Serentak Realistis di 2019

Diposting oleh: 
Editor

Mantan Menkum dan HAM Yusril Ihza Mahendra telah mengajukan gugatan uji materi UU No 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang hasil putusannya akan diumumkan pekan depan.

Salah satu gugatan Yusril adalah meminta pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) dilakukan serentak. Selain itu, dalam gugatan juga meminta dihilangkannya persyaratan presidential threshold 20 persen kursi atau 25 persen suara, sehingga semua parpol peserta pemilu bisa mengajukan pasangan capres-cawapresnya.

Mengenai hal tersebut, Ketua Komisi II DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa, yang juga mantan anggota pansus UU paket politik (UU Pileg, Pilpres dan MPR,DPD,DPR,DPRD) menjelaskan bahwa bisa saja MK mengabulkan gugatan tersebut, namun tidak bisa serta merta langsung dilaksanakan pada 2014 ini.

"Kalau keputusan MK mengabulkan gugatan, mau tidak mau putusan yang bersifat final dan mengikat itu harus dilaksanakan, artinya Pemilu serentak harus dijalankan. Namun tidak bisa langsung bulan April atau Juli ini, karena tetap dibutuhkan aturan, perangkat hukum , infrastruktur, dan kesiapan pihak-pihak terkait untuk melaksanakan Pileg dan Pilpres secara bersamaan.," kata Agun.

Menurut Agun andaikata keputusan MK mengabulkan, tapi selama belum ada aturannya maka putusan belum bisa dijalankan. Dengan demikian yang akan berlaku adalah hukum yang sudah ada.

“Jika putusan MK justru menimbulkan kekacauan, maka sebaiknya diabaikan saja. Sebab, harus ada hal yang lebih diutamakan yaitu kepentingan bangsa dan negara. Logikanya, hukum itu untuk ketertiban, kalau putusan MK itu berpotensi bikin keributan maka tidak usah dijalankan karena belum tentu bermanfaat untuk bangsa dan negara ini," tegas Agun.

Agun juga menjelaskan sebenarnya wacana Pilpres dan Pileg serentak merupakan gagasan semua pihak dan telah dibicarakan lama. Sama halnya dengan pelaksanaan Pilkada serentak. Karena itu, tambahnya jika memang diinginkan adanya Pemilu serentak maka sangat mungkin dilaksanakan pada 2019 mendatang.

Skip Comments

Add new comment

Back to Top